PANDUAN MENYUSUN KESEPAKATAN KELAS

Hai teman-teman cerita guru dimanapun berada. Bagaimana kabarnya? Semoga sehat selalu ya …

Sudah siapkah teman-teman menghadapi pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada semester ini? Apa saja yang sudah teman-teman persiapkan?

Pada kesempatan kali ini, cerita guru ingin berbagi inspirasi tentang bagaimana caranya menyusun kesepakatan kelas bersama murid? Kesepakatan kelas ini merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan guru mengawali kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran, maupun awal semester.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan kesepakatan kelas?

Pengertian Kesepakatan Kelas

Kesepakatan kelas berisi beberapa aturan untuk membantu guru dan murid bekerja bersama membentuk kegiatan belajar mengajar yang efektif. Selama ini, tentunya teman-teman cerita guru sudah pernah membuat kesepakatan dengan murid di kelas, namun sering kali kesepakatan kelas yang dibuat hanya berisi harapan guru terhadap murid, dan mengesampingkan harapan murid terhadap guru. Nah, paradigma itu yang harus diubah karena kesepakatan kelas hendaknya disusun dan dikembangkan secara bersama-sama antara guru dan murid.

Dalam menyusun kesepakatan kelas, guru perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  1. Fokus pada hal penting. Murid dapat mengalami kesulitan dalam mengingat banyak informasi, jadi susunlah 4 – 8 aturan untuk setiap kelas saja. Jika berlebihan, murid akan merasa kesulitan dan tidak mendapatkan makna dari kesepakatan kelas tersebut. Kesepakatan harus disusun dengan jelas sehingga murid dapat memahami perilaku apa yang diharapkan dari mereka.
  2. Mudah dipahami dan dapat langsung dilakukan. Kesepakatan perlu dapat diperbaiki dan dikembangkan secara berkala, seperti setiap awal tahun pelajaran/semester. Untuk mempermudah pemahaman murid, kesepakatan dapat ditulis, digambar, atau disusun sedemikian rupa sehingga dapat dipahami dan disadari oleh murid. Strategi lain adalah dengan mencetaknya di setiap buku laporan kegiatan murid. Hal ini menjadi strategi yang baik untuk meningkatkan komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah.

Panduan Menyusun Kesepakatan Kelas

Teman-teman cerita guru, berikut 6 langkah yang dapat kita lakukan dalam menyusun kesepakatan kelas.

  1. Menanyakan pendapat murid, baik secara individu, kelompok maupun melalui survey kelas mengenai kelas seperti apa yang mereka impikan?
  2. Menanyakan ide dari murid, hal-hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai kelas impian mereka?
  3. Mengambil kesimpulan dari ide yang diberikan murid. Guru dapat memberikan arahan, bahwa ide-ide yang saling berhubungan dapat digabung menjadi suatu kesimpulan.
  4. Mengubah ide tersebut menjadi kesepakatan kelas. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam perumusan kesepakatan kelas ialah harus menghindari kata “jangan” atau “dilarang”.
  5. Menandatangi kontrak kesepakatan kelas yang telah dibuat. Pada tahap ini, guru dapat mengarahkan murid agar membaca dan memperhatikan kembali poin-poin kesepakatan yang telah dibuat secara cermat, dan menandatanginya secara bersama-sama. Tanda tangan dapat juga digantikan dengan menuliskan nama kelas saja, sesuai kesepakatan bersama.
  6. Melihat bersama poster kontrak kesepakatan kelas yang dibuat sebagai bahan evaluasi secara berkala.

Contoh Poster Kesepakatan Kelas

Berikut beberapa contoh poster kesepakatan kelas.

Semoga bermanfaat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.